Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI), Badan Pengembangan Ekspor Nasional, Departemen Perdaganan menyelenggarakan Pelatihan Penelusuran Bahan Kayu (CoC) untuk Pasar Ekspor pada tanggal 24 s.d. 26 Nopember 2009 di Jakarta. Pelatihan bertujuan agar para peserta setelah mengikuti pelatihan mampu memahami sistem lacak balak industri perkayuan yang berorientasi ekspor.
Pelatihan selama 3 hari tersebut menampilkan 4 orang instruktur: Deden Rochmanudin (PT. Penta Sumber Daya Nusantara), Takashi Shiomi (Amita Corporation), Bambang Mardi Priyono (EC-Indonesia FLEGT Support Project), dan Stepi Hakim (EC-Indonesia FLEGT Support Project).
Seharian hari pertama menampilkan instruktur Deden Rochmanudin. Sesi pertama dengan topik Pemahaman Sistem Lacak Balak Industri Perkayuan dimulai tepat waktu sesuai jadwal. Sesi kedua adalah Pemahaman Stándar Sistem Lacak Balak dan sesi ketiga adalah Penerapan dan Pengendalian Inventory pada Industri Permebelan. Instuktur tampil dengan presentasi slide powerpoint. Tiga sesi tersebut berjalan lancar dalam suasana penuh diskusi dan tanya jawab yang interaktif.
Paruh pertama hari kedua diisi dengan 3 sesi yang disampaikan oleh instruktur Takashi Shiomi dari Tokyo Jepang melalui Video Conference. Dalam kegiatan ini yang bertindak sebagai moderator di Jakarta adalah Abdillah Sani dan sebagai interpreter di Tokyo adalah Muliarta. Instruktur mempresentasikan materi pelatihan dalam bahasa Inggris yang cukup jelas tanpa diterjemahkan. Hanya saja pada sesi tanya jawab diperlukan penterjemahan oleh interpreter dari bahasa Indonesia ke bahasa Jepang atau sebaliknya. Secara umum kegiatan video conference berjalan lancar sesuai jadwal tanpa ada kendala yang berarti.
Paruh kedua diisi oleh instruktur Bambang Mardi Priyono yang tampil untuk 2 sesi, sesi pertama adalah Implementasi Lacak Balak pada Rantai Penerimaan/Pembelian Bahan Baku dan Pengiriman/Penjualan Produk dan sesi kedua adalah Persyaratan Lacak Balak untuk Penelusuran Fisik Aliran Barang. Dua sesi tersebut disampaikan dengan slide powerpoint dan diselingi tanya jawab dan diskusi.
Seharian hari ketiga menampilkan instruktur Stepi Hakim. Sesi pertama adalah Persyaratan Lacak Balak untuk Inspeksi Bukti Rekaman Penerapan, sesi kedua adalah Persyaratan Dokumentasi, dan sesi ketiga adalah Teknis dan Pelaksanaan Audit Internal Sistem Lacak Balak. Sesi pertama yang diawali dengan pemutaran video selama 15 menit dimulai tepat waktu sesuai jadwal. Instuktur tampil dengan presentasi slide powerpoint. Tiga sesi tersebut berjalan lancar dalam suasana penuh diskusi dan tanya jawab yang interaktif.
Pelatihan bertempat di Ruang Seminar 11 , dan Ruang Distance Learning (untuk materi video conference) Gedung PPEI, Jl. Letjen S. Parman No. 112 Jakarta Barat. Pelatihan berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti. Pembukaan dan orientasi pelatihan disampaikan Kepala Bidang Tata Operasional Handaya Retno mewakili Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI). Dalam orientasi dengan menggunakan slide powerpoint, dijelaskan tentang berbagai tugas PPEI terutama kegiatan pelatihan di pusat dan di daerah. Pelatihan berlangsung selama 3 hari kerja yang terdiri dari dua setengah hari belajar secara konvensioanal di kelas dan setengah hari belajar melalui video conference. Semua kegiatan berjalan lancar. Pelatihan ditutup oleh Kepala Bidang Tata Operasional Handaya Retno yang didampingi Kepala Seksi Penyelenggara Diklat Santi Setiastuti.