Dari tanggal 27 Juli s.d. 1 Agustus 2009, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) Departemen Perdagangan bekerjasama dengan The Association for Overseas Technical Scholarship (AOTS) and The Japan Institute of Invention and Innovation (JIII) mengadakan Training Program on “Strategic Management by Intellectual Property Rights (IPR) for SME’s”. Tujuan pelatihan IPR tersebut adalah agar para peserta yang berasal dari anggota Center of Excellence (COE) Human Resources Development (HRD) Working group negara ASEAN dapat mendesain pelatihan IPR untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta masyarakat umum di negara mereka masing-masing dan sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang IPR. Peserta yang berpartisipasi sebanyak 22 (dua puluh dua) orang berasal dari 8 (delapan) negara ASEAN, yaitu masing-masing 3 (tiga) peserta dari Kamboja, Indonesia, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand dan masing-masing 2 (dua) peserta dari Malaysia dan Vietnam.
Materi yang disampaikan pada pelatihan tersebut adalah:
-Global Circumstances Around Intellectual Property
-Country Report Presentation By Participants
-Importance of IPR in business
-Strategic Application of Patent Information
-Strategic Application of IPR in SMEs
-Strategy on Intellectual Property HRD
-Overview of IPR and Dissemination Of Intellectual Property To The Indonesian People
-Countermeasures Against Copycat Products And How To Handle Dispute Settlement
-Group Discussion: How To Design Training of IPR
-Final Presentation By Participants
Selain mendapatkan materi di kelas, para peserta pelatihan juga mengikuti kunjungan lapangan ke Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dan PT. Martina Berto.
Manfaat dari pelatihan ini selain memperoleh pengetahuan tentang IPR juga terbentuknya kerjasama antar negara ASEAN.